Ny Gayatri

1517 Words

Siang itu, kantor Ararya Group terasa lebih tenang dari biasanya, namun di kubikel sekretaris, suasana justru sangat produktif. Amindita tampak sangat fokus, jemarinya menari dengan ritme yang konsisten di atas keyboard laptop. Ia sedang menyusun materi presentasi untuk pertemuan dengan MHS Holding di Surabaya, memastikan tidak ada satu pun celah hukum atau teknis yang bisa merugikan perusahaan. Kacamata baca bertengger di pangkal hidungnya yang bangir, membingkai mata indahnya yang bergerak cepat memindai barisan data. Sesekali, tanpa sadar, ia menggigit bibir bawahnya saat menemukan poin yang sulit dipecahkan—sebuah kebiasaan kecil yang memberikan kesan naturalnya di balik wajah profesionalnya yang dingin. Rambutnya yang diikat rapi menyisakan beberapa helai yang jatuh di tengkuk, menam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD