15. Pernikahan Yang Diragukan2

1319 Words

“Sayang, ayo ikut Nenek! Aku ada hadiah untukmu,” ajak nenek Hera di sela perbincangan dengan Rama dan kakek. “Baik, Nek,” sahut Moza. Moza bangkit dari duduknya lalu mengikuti nenek Hera meninggalkan taman samping rumah dan masuk ke dalam. Nenek mengajak Moza ke dalam ruangan di lantai dua di samping kamarnya bersama kakek Dirga. Ruangan mewah itu luasnya empat kali lipat kamar Moza. Mata dan bibirnya seketika menganga. Di ruangan itu berjajar etalase dan almari kaca mewah yang dipenuhi baju-baju mahal, tas, sepatu milik nyonya dan tuan Dirga. Bagi Moza bukan mengejutkan jika nenek punya barang mewah dan mahal sebanyak ini tapi dirinya sendirilah yang terkejut bisa melihat barang-barang mewah yang selama ini hanya dia lihat di televisi atau pun media di internet. Meskipun dirinya jug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD