Bersiap-siap

939 Words

Pandangan Dea jatuh pada seorang wanita dengan pakaian formal yang duduk di salah satu kursi di dalam ruangan itu, keningnya pun mengerut. Kepalanya bertanya-tanya mengapa nama kliennya adalah Bagas sementara yang duduk di sana adalah seorang wanita. Tetapi, dengan cepat ia menghapus segala hal itu dari pikirannya dan berjalan masuk ke dalam ruangan itu, membuatnya menjadi pusat perhatian. Terlihat di dalam sana terdapat satu meja berbentuk persegi panjang dengan enam kursi di dua sisinya. "Excuse me, Miss...." Ucapan Dea terhenti saat hendak menyebutkan nama wanita itu ragu. "Vivian. Nama saya Vivian," ucap wanita itu seraya mengulurkan tangannya di hadapan Dea. Dengan cepat Dea pun membalas jabatan tangan wanita itu dan memberikan senyum terbaiknya. "Deandra. Aku kira awalnya nam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD