Bertemu Kembali

1145 Words

Dea terus saja memandangi ponselnya lekat, hatinya sedang risau dan kacau saat ini. Ia merasakan kegelisahan di dalam hatinya. Sudah dua jam ia terus menunggu notifikasi pesan dari seorang pria yang tak lain adalah Arthur. Terhitung sudah empat hari pria itu tak membalas pesannya sama sekali.  "Huft, kamu di mana Arthur? Kenapa setelah aku menerima lamaranmu, kamu malah menghilang?" gumam Dea kesal diakhiri dengan hembusan napas panjang. Ia memejamkan kedua matanya, berusaha mengusir rasa pusing yang memenuhi kepalanya beberapa menit lalu. "Dea," panggil Lyra pelan. Kali ini gadis itu tak lagi berusaha mengagetkan atasannya itu karena ia tak ingin sesuatu terjadi pada Dea.  Dea pun membuka kedua matanya yang terpejam, mengalihkan pandangannya dan menatap Lyra. "Ada apa?"  "CEO dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD