Arthur menghentikan mobilnya tepat di halaman sebuah rumah megah bergaya mewah. Beberapa mobil mewah lainnya pun juga terlihat terparkir rapi di halaman rumah itu. Ia menarik napas panjang sebelum benar-benar turun dari mobilnya. Setelah menormalkan detak jantungnya dan getaran halus di sekujur tubuhnya, ia pun membuka pintu mobil dan turun dari sana. "Baiklah, Arthur. Kau pasti bisa mengatasinya, jadilah anak yang baik dan penurut bagi mereka," monolog Arthur pada dirinya sendiri. Pria itu pun berjalan masuk ke dalam bangunan megah itu, terlihat di dalam sana sudah banyak sekali sepupu dan anggota keluarga Lambert lainnya yang tengah berbincang. Ruangan tengah rumah terlihat telah disulap sedemikian rupa menjadi sebuah aula pesta megah. Beberapa anak kecil pun terlihat berlarian di

