38. Natalia

1281 Words

Semua mata menatap Rea. Karla meringis. Ia telah melakukan kesalahan. Padahal sebelum ini besannya sudah menceritakan kondisi Rea yang sedang tertekan. Karla merasa bersalah sehingga ia mendekati Rea sambil membuai Zia. "Mama tidak bermaksud apa-apa, Rea," lirihnya. Rea mengerti. Ia tidak tersinggung, hanya saja apa yang mertuanya katakan adalah kebenaran sehingga Rea semakin tertekan. "Maafin Rea, ma." Balasnya tak kalah lirih. Hal itu membuat Karla semakin merasa bersalah. Demi apapun ia sama sekali tidak bermaksud menyinggung perasaan Rea sedikitpun. Bingung harus melakukan apa, Karla mencoba memberikan Zia pada Rea meskipun semua orang tahu tangan Rea sangat bergetar. "Nggak apa-apa sayang, pelan-pelan aja," ucap Karla yakin. Perlahan namun pasti baby Zia sudah berada dalam dekapan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD