BAB 17 - Malam Tragis

1765 Words

“Lalu, rencana apa yang akan Papa katakan tadi padaku?” tanya si anak gadis ketika mereka sudah kembali duduk di ruang kerja sang ayah. “Itulah ... sebenarnya, itu adalah sebuah hal berat yang akan Papa sampaikan padamu,” demikian jawaban dari Hendrawan sambil memandang putrinya dengan wajah masygul. “Katakan saja, Pa ... mungkin bisa kita bicarakan bersama.” “Mmm ... begini ... Kau tau? Di dalam itu adalah semua harta yang dikumpulkan oleh keluarga kita secara turun temurun semenjak dari kakek-nenekmu,” sambil meraba-raba kata yang tepat, lelaki paruh baya itu mencoba untuk mengungkapkan sesuatu. “Lalu ...?” “Ehm ... rencana Papa dan Mama yang tadi sempat tercetus, adalah menyembunyikan semuanya dalam satu tempat yang aman. Kau tahu ... situasi saat ini sedang tak menentu. Banyak Ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD