BAB 18 - Musnah Tak Tersisa

1509 Words

Ditengah semua suara kegaduhan dalam ruangan kerja sang ayah, Meillyana segera melangkah memasuki ruang sempit tempat penyimpanan barang berharga. Dengan bantuan cahaya remang yang membias dari pintu cermin, si gadis segera mengambil tas kain terpal yang tadi sempat ia lihat saat diajak kesitu oleh ayahnya. Kantong berisi mata uang dollar dan emas batangan serta perhiasan menjadi prioritas utama gadis tersebut untuk ia simpan ke dalam tas. Ia sendiri belum tahu pasti berapa banyak jumlah uang maupun harta yang ia bawa. Karena mata uang asingnya saja sudah cukup terasa berat karena jumlahnya yang tidak sedikit. Untung saja, lembaran uang tersebut terdiri dari pecahan seratus dollar. Sehingga, tak menjadikan bertambah berat serta banyak lagi jumlah satuannya. Kemudian, ia juga mengambil b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD