Sania Wulandari mengangkat pandangan menatap mata Surya Baskara, sementara tangan yang erat digenggam di telapak Zio Pratama mulai bergetar dan perlahan ingin menarik diri. Zio menunduk melirik telapak tangannya yang gemetar, lalu dengan lembut menggenggamnya kembali. “Surya Baskara.” Zio menatap lurus Surya dengan pandangan sedikit menantang. Surya menggenggam kedua tangannya erat-erat, tersenyum tipis menatap Zio. “Selamat malam, Tuan Zio.” Pandangan Surya jatuh pada tangan mereka yang saling menggenggam. “Tuan Zio, benar-benar suasana yang menyenangkan. Malam-malam masih menggandeng istri orang lain, apa masih ingin mengajaknya keluar bermain?” “Surya Baskara, cukup!” Sania menatap Surya, tubuhnya perlahan melindungi Zio di belakangnya. “Ini urusan kita sendiri, ini tidak ada hubun

