Rafael melonggarkan dasi yang mencekiknya. Ia melepaskan dasinya lalu membuka dua kancing teratas kemejanya. Kemudian menyambar kunci mobil yang berada di atas meja kerjanya. Rafael melangkahkan kakinya keluar dari ruangan kerja. Ia memasuki lift khusus petinggi di perusahaan. Sore ini pekerjaannya telah selesai. Rafael memutuskan untuk pulang lebih awal dan besok akan memantau proyek kerja samanya dengan Victor. Rafael keluar dari kantor, ia beberapa kali melemparkan senyum pada karyawannya. Rafael berjalan melewati lobi kemudian menuju parkiran. Kedua alis Rafael saling bertautan, keningnya mengerut dibuatnya saat tak sengaja melihat Satya di parkiran. Satya bersandar pada mobil mewah berwarna putih sambil memainkan ponselnya. Rafael memutuskan menghampiri Satya. Sudah lama juga Rafael

