Alegra keluar dari ruangan begitu sosok Acelin sudah tak terlihat lagi olehnya. Begitu pintu terbuka, dia dikejutkan oleh seorang prajurit yang tiba-tiba bersujud di depannya. “Yang Mulia Ratu, saya mohon ampuni saya.” Sang prajurit mengutarakan sebuah permohonan yang sedikit pun tak dipahami Alegra. “Siapa kau? Kenapa memohon ampun padaku?” Saat sang prajurit mengangkat kepalanya hingga Alegra bisa melihat wajahnya dengan jelas. Seketika gadis itu mendengus, dia mengenali prajurit ini. Dia adalah Barchie, prajurit menyebalkan yang pernah melarangnya untuk masuk ke ruangan tempat Raja Tazio berendam. “Ampuni saya, Yang Mulia. Saya mohon maaf atas tindakan saya pada Anda waktu itu.” Alegra memicingkan matanya, dia ingat pernah mengancam prajurit ini. Mengancam akan mengeksekusi mati di

