TWENTY ONE

2076 Words

Di saat matahari belum benar-benar menampakan dirinya, dua orang pria mengenakan seragam yang sama, tampak tengah berjaga di depan pintu sebuah ruangan. Hanya dengan melihat ukiran ular besar di daun pintu, cukup membuktikan bahwa ruangan di balik pintu tersebut bukanlah ruangan sembarangan. Kedua pria itu tidak lain merupakan prajurit kerajaan Sylvain yang bertugas menjaga ruangan tersebut pagi ini. “Aku belum melihat ada pelayan yang memasuki ruangan ini. Apa kau sudah melihatnya?” Ditanya seperti itu oleh rekannya, salah satu pengawal itu mengangkat kedua bahunya tanda dia pun tak tahu. “Apa mereka mencari mati? Seharusnya yang mulia raja sebentar lagi menyelesaikan latihannya, kan?” “Biarkan saja, jika raja marah pun, mereka yang akan dihukum bukan kita. Tidak perlu repot-repot me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD