episode 87

1865 Words

AFTER SCHOOL BAB 87   Deo melempar semua barang yang ada di atas meja kantornya. Rahangnya mengeras, mengingat apa yang seharusnya tidak terjadi itu kini justru berada di depan matanya. Ia baru saja berjuang untuk mendapatkan kembali kepercayaan ayahnya. Namun sekarang, semua harapan itu seakan hancur berkeping – keping. Wanita itu, Reana. Telah menghancurkan masa depannya! “Ash, sial!” Suara Deo terdengar seperti erangan yang dalam, menunjukkan kekesalan serta kemarahan yang begitu besar. Lelaki itu membuka laci di bawah meja kerjanya, mengambil botol obat, dan menelannya dengan cepat. Peristiwa yang menimpanya baru – baru ini, membuat pikirannya kacau. Ia membutuhkan pil penenang, pil yang ia dapat setelah berusaha berkonsultasi dengan seorang psikiater. Mata Deo berkilat – kilat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD