Udara asin yang lembap menusuk rongga pernapasan saat Marco memarkirkan mobilnya di balik tumpukan kontainer berkarat yang sudah tidak terpakai. Area dermaga utara pada jam-jam sebelum matahari terbit adalah tempat yang tidak mengenal hukum. Bau busuk air laut yang tercemar limbah berminyak bercampur dengan aroma tajam dari tumpukan ikan mati di kejauhan. Di sini, kegelapan bukan sekadar ketiadaan cahaya, melainkan selimut bagi aktivitas gelap yang selama ini menjadi urat nadi organisasi mafia di bawah naungan keluarga Vandeborg. Marco menarik napas panjang, meraba senjata di balik jaket taktisnya, dan menyesuaikan letak perangkat earpiece yang terhubung langsung ke sistem komunikasi enkripsi milik Alea. "Kau sudah dalam posisi, Marco?" suara Alea terdengar jernih di telinga Marco, kontra

