Rasanya lega begitu ulangan berakhir, sudah tiga hari berlalu dengan jam kosong hanya murid yang berhamburan kesana kesini dan juga nongkrong disana di sini. Sejak ulangan berakhir Bagas tak tampak terlihat murung entah kenapa padahal Dea tak sedang mendiamkan ataupun mengacuhkanya, yang ada di fikiran cowok itu hanya bagaimana hasil ulangannya? Mungkin jika taruhan itu tak ada dia takkan berfikir banyak dan tak peduli dengan hasilnya, namun hukuman Dea harus berpacaran dengan Bimbi membuatnya gusar setiap malam sebelum tidur meski Dea berbaring dengan damai di sampingnya. Tiga hari di jam kosong Bagas hanya menghabiskan sebatang putung rokok setiap harinya di temani Bayu dan Sandy, tiga s*****n yang sudah berteman sejak SMP. "Lo kenapa sih Gas?" Tanya Bayu yang mulai membuka pembicaraa

