Part 43

1128 Words

Gazebo yang awalnya sepi menjadi ramai. Para ibu dan dayang berdiri di sana demi melihat pertunjukan pangeran-pangeran dan istrinya. Xi Juan dan Shu Ji pucat pasi. Tidak dapat membayangkan apa yang terjadi ke depannya jika mereka menari berpasangan. Pangeran Zhen tampak sibuk memeriksa alat musiknya. Pangeran Chen tampak curi-curi pandang ke arah Lien yang bermanja ria dengan Kaisar Chun. Hatinya panas melihat kedekatan keduanya. "Cucun, kupasin." Menyodorkan buah jeruk ke Kaisar Chun dengan manja. "Padahal dia punya tangan sendiri. Masih meminta pertolonganku." Gumaman Kaisar Chun membuat Lien melotot tidak suka. "Kau keberatan mengupas jeruk ini untukku? Kalau memang keberatan, tidak perlu mengataiku! Aku akan membukanya sendiri!" Kaisar Chun gelagapan mendengar nada kesal sang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD