Part 42

1174 Words

Lien dan Xi Juan terlihat bersantai di gazebo sembari menikmati teh dan kue kering. Suasana tenang dan damai membuat mereka terlarut dalam pikiran masing-masing. Tersenyum kecil merasakan cuaca yang bersahabat hari ini. Larut dalam keheningan nan menenangkan tanpa memedulikan dayang yang sedari tadi menemani mereka dari jauh karena tidak diperbolehkan mendekat oleh mereka. Setelah beberapa saat terlarut dalam suasana yang tercipta, baru lah Xi Juan membuka suara. "Hidup kita di sini sangat tenang ya." Lien mengangguk, membenarkan. "Biasanya hari kita selalu dikelilingi bahaya. Lengah, maka kita akan terluka atau bahkan mati." "Tapi kehidupan sebelumnya terasa lebih menantang daripada sekarang. Menyebalkan!" Lien mengerling nakal. "Menyebalkan karena ada Pangeran Zhen 'kan?" "Iya. D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD