Pulang Bersama Varo

972 Words

JANGAN LUPA FOLLOW, DAN JUGA KOMEN YA GUYSSS.... ????? Satu panggilan keramat yang membuatku tersentak beberapa saat. Bunda, anak lelaki kecil di depanku ini memanggilku bunda. Dia mengira aku ibunya. Tapi apakah anak seusia itu tidak bisa membedakan wajah ibunya dan wajah orang asing? Aku bahkan tidak pernah melihatnya sebelum ini. Aku menunduk, menatap wajah bocah itu dengan senyuman lembut. Mungkin anak ini kehilangan ibunya saat asyik bermain. "Maaf, Sayang. Aku bukan Bundamu," ucapku dengan perasaan tidak enak. Perlahan aku mencoba melepaskan cengkeraman tangan mungil itu dari kakiku. Geli rasanya di tempat umum seperti ini, meskipun tampang bocah lelaki ini imut. Beberapa pasang mata menatapku lekat, mereka nampaknya ingin tahu apa yang tengah terjadi. Bagaimana jika mereka me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD