ARDO POV Kuakui aku telah meremehkan gadis itu. Ternyata diam-diam dia memata-matai kami. Bukan hanya secara langsung, tapi juga melalui cara licik. Dia memasang alat penyadap di kamarku. Aku yang merasa diterima di keluarga Bella jadi lalai, aku hanya memeriksa sekilas kamar yang kutempati. Tak kusangka Sheila sangat lihai menyembunyikannya di tempat yang tak terduga. Pada mata patung yang menjadi interior kamar yang kutempati. Alhasil dia bisa mendengarkan percakapanku dengan Dante. Dia tahu aku berniat membalas dendam pada keluarga ini dengan memanfaatkan Bella, untungnya dia tak bisa mendengar suara Dante yang memanggilku ‘Pangeran’ .. jadi Sheila tak tahu identitas asliku. Berbekal rekaman suaraku yang disadapnya, ia melapo

