FFY | S2 - Chapter 50

1417 Words

“Rissa.” Panggilan dari Ansel membuat Rissa memandangnya. “Ya, Pak?” “Jangan mengeluarkan rumor tidak benar seperti itu. Jika Poni tidak mengatakannya sendiri artinya berita itu salah.” Rissa yang tidak berani melawan Ansel hanya bisa mengangguk patuh. “Baik.” Diam-diam Poni menghembuskan nafas lega. Dia menatap Ansel yang tidak menatapnya. Dia hanya bisa mengusap tangan mereka yang terjalin seolah mengucapkan terima kasih. *** Di dalam mobil menuju pulang, Ansel dan Poni mempertahankan diam mereka. Di dalam lift, mereka masih mempertahankan kesunyian. Hingga berhenti di depan pintu unit Poni, Ansel akhirnya membuka suara. “Tinggallah bersamaku.” Poni menoleh. “Kamu mau kan?” *** “Fine.” Bella menjawab dengan ponsel yang diapit di telinga dan bahunya. Dia saat ini berada di dal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD