“Poni.” Poni yang sedang membereskan meja kerjanya segera menoleh pada Alex. “Hei, Alex. Kebetulan aku ingin berkata tentang besok—” “Aku ingin berbicara secara pribadi denganmu. Apa bisa?” Poni terdiam. Melihat wajah serius Alex, Poni segera menyadari bahwa bukan hanya Tina dan Rissa yang memiliki permasalahan dengannya. *** Poni dan Alex berada di kedai di dekat kantor mereka. Alex terlihat tertekan dengan kerutan di antara alisnya. Dan Poni yang tidak tahu permasalahan pria ini jadi tidak tahu ingin bagaimana. “Aku...” Poni seketika menatap Alex. “Aku hanya ingin menanyakan kabarmu.” Wajah serius pria itu yang membuat Poni berpikir jika dia sudah berbuat salah seketika ingin tertawa. Ternyata hanya menanyakan kabar... “Aku baik. Bagaimana denganmu?” “Aku kurang tidur beberap

