FFY | S2 - Chapter 33

1604 Words

Namun nyatanya, keyakinan dan senyum lega Poni segera menghilang. Berdiri di depan meja Ansel, ia hanya bisa menunduk takut. Tidak hanya dia, di sebelahnya berdiri ada Tina kemudian Sera. Mereka bertiga berdiri di hadapan Ansel, tidak berani berbicara. Sedangkan pemilik meja kerja tersebut tengah berdiri membelakangi mereka dan menatap ke jendela sambil berkacak pinggang. Dua hari sebelumnya, hari Sabtu yang mana mereka katakan hari Akbar atau hari terhebat atau hari yang panjang atau hari yang menyenangkan menurut mereka ternyata berakhir menjadi hari yang menyedihkan penuh kesuraman dan kelelahan. Semuanya berawal dari pembawa acara utama, pengganti Cia, Marianne. Aktris list A yang menyebalkan. Jika Poni tahu perilaku wanita itu sangat mengesalkan, Poni tidak akan setuju dengan pili

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD