Part 19

1500 Words

Cahaya dari matahari yang baru saja terbit, mengusik ketenangan dari seorang wanita yang terlelap di dalam pelukan seorang pria. Ia pun berusaha menyembunyikan wajahnya di dalam ceruk leher pria tersebut, agar terlepas dari cahaya matahari yang mengusik tidurnya. Pergerakan dari wanita tersebut, malah mengusik tidur pria yang tengah memeluknya, dan menyadarkannya ada yang berbeda saat ini. "Bi," gumam Iwan. Mengurai pelukannya dari Sabrina yang masih enggan melepaskannya. "Sebentar lagi. Aku masih lelah dan mengantuk," lirihnya. Tak membiarkan Iwan melepaskan pelukan mereka berdua. Sabrina yang terus saja memeluknya, membuat Iwan diam ditempat. Tidak lagi mencoba untuk melepaskan diri darinya. Dalam diam Iwan tertegun. Merasakan kulitnya dan Sabrina masih tak dibatasi oleh apapun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD