"Aku tidak pernah menduga Sabrina ingin ikut," desah Marcel. Mendudukkan bokongnya di sofa. Ia juga tampak menyesal karena rencana bulan madu mereka tiba-tiba saja tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan Marcel sudah bisa merasakan rencana bulan madunya bersama Nadira akan berantakan karena kehadiran Sabrina. "Tidak menyangka atau memang ingin dia ikut?" sindir Nadira. Langsung masuk ke kamar untuk berkemas. Moodnya benar-benar anjlok karena Sabrina harus ikut bersama mereka ke Bali. Meskipun gadis itu berdalih akan tinggal di resort yang berbeda, tetap saja ia sudah memiliki firasat buruk terhadap bulan madunya. "Dira … Sayang, jangan berkata seperti itu Aku pun tidak ingin Sabrina ikut. Bahkan aku juga tidak ingin ibu ikut serta. Karena kita pergi bulan madu bukannya piknik kel

