BAB 53 – Di suruh Pulang

1587 Words

“Windy, tunggu!” Irfan yang baru saja keluar dari mobilnya, memanggil Windy yang baru saja melangkahkan kaki ke atas tangga menuju kantornya. “Bang Irfan?” “Windy, kenapa bawa Mentari ke kantor. Apa Tari tidak sekolah?” “Hari ini libur dulu, Bang. Barusan Windy melihat Putra sudah menunggu di gerbang sekolah Tari.” Windy memeluk putrinya. “Owh ... berarti laki-laki itu masih berusaha mencarimu.” “Entahlah, semalam  Putra berkali-kali menghubungi, tapi aku abaikan.” “Baguslah, ayo masuk. Windy sudah absen?” “Sudah ... Windy izin bawa Mentari ke kantor, nanti siang akan Windy antarkan pulang ke rumah neneknya.” “Ya, tidak masalah. Nanti sore aku akan temani ke rumah sakit mengambil hasil visum.” “Ya, terima kasih.” Windy dan Irfan masuk ke dalam gedung berlantai satu itu. sesampai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD