BAB 12 Rasa Yang Terlarang (5)

846 Words

"Paman! Milena bersama kita!" David memperingati, memberi kode lirikan mata pada Milena yang terpana mendengar perkataan sang dokter. "Maafkan aku, Milena. Aku tak bermaksud begitu. Kau tahu, David, kan? Dia itu terlalu baik sehingga kadang ia buta dengan penilaian yang waras." "Penilaian yang waras?" ulang Milena, ia tak paham maksudnya, namun sebagian perkataan itu masuk akal baginya. David terlalu baik, dan saking baiknya ia ditipu dengan teman seperti Max! Ingatan akan Max membuatnya marah sekaligus takut. "Milena mengklaim dirinya peri, apa masuk akal peri mabuk-mabukan dengan obat-obatan terlarang sementara kehidupan peri itu menyenangkan daripada manusia?" David terdengar begitu berusaha meyakinkan pamannya. "Eh... ralat! Tidak begitu menyenangkan sebenarnya. Sama seperti man

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD