"Dan tes psikologi-ku membuktikan aku baik-baik saja!" lanjut Milena. "Tes terkadang tidak bisa menjamin sepenuhnya sebuah hasil. Aku tak menuduhmu. Hanya saja, jika memang benar, apa yang akan kau lakukan selanjutnya? Apa tak ada upayamu untuk kembali ke duniamu?" dokter Ames memandang Milena penuh selidik, mengamati perubahan ekspresi Milena. Milena menghela nafas, tangannya yang semula melipat di d**a, kini berada di pangkuannya, bahunya merosot. "Kuharap aku tahu. Mungkin saja aku akan tinggal di dunia manusia untuk selamanya. Entahlah... Aku mempersiapkan yang terburuk saja..." Ia mengedikkan bahu, suaranya serak, nyaris berbisik. "Milena. Dengar. Aku tak tahu apa itu hanya fantasimu yang berlebihan atau tidak. Selama ini, aku mengawasi, mengamati, dan memeriksa sesuai beberapa pr

