"Anye, jalan pelan-pelan. Kamu bisa jatuh!" Januari mempercepat langkah kakinya. Dirinya sudah tidak perduli lagi jika pun semua orang tahu tentang hubungannya dengan Anyelir, yang harus dia lakukan sekarang adalah menghalau agar Anyelir tidak berjalan terburu-buru. Januari seram jika Anyelir tersandung dan kemudian jatuh. "Anyelir!" Ia menghembuskan nafas lega saat gadis itu langsung berhenti mendengar teriakannya. Ia beruntung karena saat ini tidak begitu banyak orang, kalau saja mereka sedang melewati jejeran kelas maka akan lain ceritanya. Mereka akan menjadi pasangan alay yang membuat drama roman picisan di sekolah. Ia bergerak cepat menghampiri Anyelir, tangannya menarik lengan gadis itu pelan dan membawa ke tempat lain, bukan ke kelas mereka. "Kita mau kemana, Janu?" tanya An

