"Jadi, kalian udah sampai mana? Udah pelukan? Ciuman?" Uhuk Renata meringis saat dua pria di meja itu terbatuk secara bersamaan, sedangkan Anyelir langsung memerah dengan sempurna saat mendengar pertanyaannya. Renata terkikik, melihat di depannya Anyelir berusaha menepuk pundak Januari yang tersedak, ia juga melakukan hal yang sama pada Royyan. Kasihan juga melihat Royyan jadi salah tingkah karena dirinya membahas sejauh mana skinship yang dilakukan Januari dan Anyelir. "Gue bantuin nih, kasian lo kan jomblo patah hati. Lagian kenapa lo ikutan keselek sih? Padahal yang gue tanya kan Ari sama Anye," cerocos Renata sambil mengusap punggung Royyan pelan. Royyan mendelik, tidak bisa terbiasa dengan sifat Renata yang serba ceplas-ceplos itu. "Ini tempat umum, kok bisa-bisanya lo nanya beg

