3. Pemeran lama

1551 Words

"Anyelir! Apa kamu juga baru datang?" Anyelir menoleh, mendapati salah satu temannya berlari menyongsongnya. Clara, dengan rambut yang ikal hanya di bagian bawahnya itu memasang senyum lebar yang menawan. Bintik hitam di wajahnya entah kenapa membuat gadis itu justru tampak lebih imut apalagi dengan tinggi yang hanya 150cm, berbeda lima senti dari tinggi badan Anyelir. "Iya aku baru saja. Kenapa kamu terlambat? Kamu biasnya datang lebih dulu daripada aku?" tanya Anyelir. Tangannya membenarkan tali tas slempangnya yang melorot. Langkahnya melambat, menunggu hingga Clara bisa berjalan berdampingan dengannya. "Oh, adikku rewel tadi pagi. Dan Mommy harus mengurusi adikku dulu jadi aku harus mengalah dan akhirnya berangkat terlambat dari biasanya," cerita Clara dengan wajah lesu. Anyelir te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD