Kuliahnya berjalan membosankan seperti biasa. Candy tidak sengaja kepikiran tentang Kei. Dia memikirkan laki-laki itu hingga jam terakhir usai. Kei, Kei, Kei, kepalanya hanya dipenuhi nama itu. Sekalipun dia berusaha fokus pada sesuatu, pada akhirnya wajah Kei yang terlihat. Arlo memintanya menunggu di depan gerbang kampus sementara dia pergi ke parkiran. Semenjak pacaran dengannya, Darren malah semakin sering mendekatinya. "Candy, mau kemana? Pulang ya? Gua antar ya? Lo pasti cuma pura-pura aja pacaran sama Arlo, sama gua aja. Dia berikan apa sih? Biar gua kasih," goda laki-laki itu malah menghadangnya keluar gerbang. "Lo lagi lo lagi, Darren!" "Ayo dong, kenapa sih mau pacaran sama Arlo? Cepet banget prosesnya, tahu-tahu pacaran.. lo dikasih apa? Bilang ke gua, gua gantiin dia. Gima

