"Brother jo," ucap jesi lembut dan duduk di pangkuan jonathan. Jonathan menatapnya tajam dan mendegus kasar. "Kau akan mendapat hukumanmu, baby!" tegas jonathan menatap galak jesi. ia benar-benar tidak habis pikir akan kelakuan jesi. wanita ini sudah mengikis habis kesabaran jonathan. bukan jonathan sok tegas, hanya saja ia tidak ingin adiknya salah langkah. apa lagi berbuat seperti ini. Jesi malah tersenyum jahil dan mengusap rahang jonathan. "Kau yakin?" tanyanya polos dan tersenyum mengejek. Sepertinya ia memang benar-benar niat ingin menantang dan mengerjai jonathan saat ini. "Ya! Kau akan mendapat kemarahanku setelah ini!" tegas jonathan. jonathan menggeram keras. apa lagi jesi seperti ingin memancing kemarahannya. tentu saja, setelah ini, jesi akan mendapatkan akibat dari perbuata

