Bab 31

1575 Words

SALAH KIRIM KADO 31 "Dek, Si Dareen mau ngembangin bisnisnya ke Korea. Mungkin di sana 1-2 tahunan," ucap Kak Attar tiba-tiba sembari melepas sepatu pantofelnya. Hatiku berdebar seketika. 1-2 tahun, katanya? Kenapa dia nggak ngomong apa-apa? "Ah bercandanya nggak lucu, Kak. Jangan bikin bad mood!" ucapku kesal. Bisa-bisanya dia bercanda nggak masuk akal begini. "Dih beneran. Makanya kalau cinta jangan terlalu jual mahal. Yang suka sama Dareen itu banyak, Dek. Nanti nyesel aja kalau Dareen lelah." Kak Attar menjatuhkan badannya ke sofa lalu meminta Bik Tari untuk membuatkan secangkir lemon tea. "Kalau kamu nggak mau dilamar, minggu depan beneran dia mau keluar," ucap Kak Attar begitu serius. Benarkah? Ah atau Kak Attar hanya bercanda? Tapi ini sih kelewatan bercandanya. Ngeselin! Di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD