SALAH KIRIM KADO 32 Pov : Attar "Adikmu nggak bisa diajak kompromi kayaknya deh, Tar," ucap Dareen tiba-tiba nyelonong begitu saja saat aku masih fokus membaca lembaran-lembaran berkas yang harus kutandatangani di ruang kerja. "Maksudmu? Diajak kompromi soal apa?" tanyaku penasaran. "Harus pakai cara lain nih kayaknya," ucapnya lagi. Aku masih tak paham apa yang yang ada dalam pikirannya. Kenapa mendadak membicarakan Sarah saat kerja begini. Biasanya dia selalu membahas Sarah saat aku dan dia santai atau makan di cafe. Tapi sekarang, masih fokus kerja tiba-tiba dia datang. Itu artinya dari tadi dia juga nggak terlalu fokus pada kerjaannya. Pikirannya jelas melayang kemana-mana. "Cara buat apa? Kamu nggak bakal berbuat aneh-aneh sama Sarah, kan? Awas kalau sampai macem-macem," ancamku

