"Apa, Li? Kamu mau bilang apa sebenarnya? Katakan saja. Aku bakalan kuat kok dengernya." Amanda membujuk Ruli agar mau mengungkapkan kebenaran yang belum terungkap. Pasalnya, wanita berhijab itu tampak begitu berbeda gerak tubuhnya. Ruli menghela nafasnya kasar. Rasa-rasanya ia tak tega harus mengungkapkan fakta yang tentu saja membuat Amanda cukup terkejut. "Tapi kamu harus janji dulu sama aku ya, Mand. Kalau gak bakal benci tuh orang," tutur Ruli yang mengingatkan Amanda tentang perkataan Yogi kepadanya. "Ish. Pasti begini deh. Kamu sama Yogi tuh mirip. Tempo hari dia juga bilang seperti apa yang kamu omongkan tadi, Li. Aku jadi curiga deh sama kalian berdua. Jangan-jangan kalian—" Untaian kata bernada protes tak bisa terucap dengan tuntas dari bibir Amanda. Seiring indera penden

