Malam Ini

1941 Words

Mereka duduk di ruangan tengah dari rumah yang setengah bangunannya terbuat dari kayu itu. Di malam yang temaram, juga pastinya terasa sunyi karena memang sudah menjadi ciri khas dari kehidupan di desa, bu Yuni, Aileen dan Axel juga Siska tampak sangat serius mendiskusikan sesuatu. Keempatnya duduk di atas sebuah tikar ayaman yang terbentang di ruangan itu. "Bagaimana Siska? Apa kau menyetujui permintaan kakakmu, Axel?" tanya bu Yuni meminta pendapat dari anak bungsunya. "Aku serahkan semuanya kepada Ibu. Ibu yang tau apa saja yang baik buat kami," balas Siska tersenyum kecil. "Ibu malah ingin kau yang memutuskannya. Menurutmu, kau nantinya akan betah tidak tinggal di daerah perkotaan? Masa depanmu ada di tanganmu, Nak! Kalau Ibu mah, terserah kalian saja. Kalian sudah bisa ngurus diri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD