Hujan

2808 Words

"Axel belum kembali juga, Ma?" Lutfi membuka suara di tengah-tengah keheningan. Ia dan istrinya sedang menikmati sarapan pagi di ruang makan. "Belum, Pa! Ntah deh kalo dia baliknya ke apartemen. Mama juga gak tau. Apa dia tidak memberikan kabar pada Papa?" balas Lusian balik bertanya. "Sejak kapan anak itu pernah memberitahukan kabarnya kepada Papa? Kalaupun ada, itu juga karna ada sangkut pautnya dengan pekerjaan. Ketika ingin cuti atau akan telat ke kantor, barulah dia menelepon Papa. Kalau untuk urusan pribadi, Axel sama sekali tidak pernah memberitahukan keberadaannya pada Papa." "Tapi 'kan, seharusnya dia sudah balik hari ini, Pa. Kan Papa sendiri yang bilang kalau Axel minta izin cuti hanya selama tiga hari." Lusian mengambungkan tiga jarinya ke hadapan suaminya. "Ya. Axel mema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD