Alina melihat Shella sudah duduk di kursi ruang rawat Love, dia nampak sedang mengobrol dengan Stefan. Melihat kedatangan Alina, mereka langsung menghentikan pembicaraan mereka. "Maaf...sepertinya kalian sedang membicarakan sesuatu..." Ucap Alina. "Tidak Lin...Shella juga baru datang..." Kata Stefan. Di meja nakas samping ranjang Love, nampak ada beberapa bungkus makanan, roti dan s**u. Mungkin Shella yang membawanya. "Maaf...ini pakaian kak Stefan...juga makanan dari Mbak Inah..." Alina menyodorkan tas baju dan bungkusan makanan ke arah Stefan. "Terima kasih..." Ucap Stefan sambil mengambil tas dan bungkusan makanan. "Lin...aku juga bawa banyak makanan lho...Stefan tidak akan kelaparan...aku akan temani dia menjaga Love di sini..." Kata Shella. Alina terhenyak mendengar perkataan

