Ke Rumah Sakit

1002 Words

Alina terbangun kaget saat di dengarnya suara tangisan Love dari dalam box bayinya. Sekilas dia melirik kearah jam dinding, waktu masih menunjukan jam 3 pagi. Buru-buru Alina mengangkat tubuh Love, namun Love tetap menangis. Alina kembali meletakan Love di boxnya lalu mulai memeriksa popoknya. Alina melotot saat melihat popok Love yang penuh dengan cairan kental, rupanya Love sedang diare, suhu tubuhnya juga semakin meningkat. Alina mengambil termometer lalu mulai mengukur suhu tubuh Love, 39.5 derajat. Kemudian Alina bergegas, membersihkan tubuh Love dan menggantikan popoknya. Lalu kembali mengompres dahi Love yang suhunya bertambah tinggi. Stefan masih nampak pulas tertidur, perlahan Alina mendekati pria itu dan menepuk punggungnya lembut. "Kak...Kak Stefan...bangun Kak..." Stefa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD