A Day With You

2684 Words

Adrian menatapku tajam. Tanganku tetap gemetaran meskipun aku sudah berusaha menahannya. Lidahku kelu, kontras dengan begitu banyaknya pertanyaan yang sebetulnya ingin kulontarkan. Tetapi Adrian yang semakin mendekatkan wajahnya padaku, membuatku kehilangan kemampuan untuk itu. "A-ah.. Ah..." lirihku terbata, tidak tahu harus berkata apa. Aku melirik lampu merah itu dan masih tersisa lebih dari satu menit. Sedikit harapan tercipta karenanya. Aku pun memaksa tubuhku untuk bergerak. Otakku masih tidak mau berpikir sejak mendapat goncangan yang terakhir. Kini saatnya aku pakai instingku untuk melarikan diri. Dengan cepat aku membuka seatbelt dan menyambar handle mobil. Tinggal satu langkah, aku mungkin bisa terbebas dan bersembunyi sampai aman. Lalu pulang ke kostku dan tidak keluar untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD