Tuan Alex Yang Ambisius.

723 Words
Ayu sekarang berada dikamarnya, menangis ketakutan setelah mendengar teriakan emosi dari Alex. " Ya Tuhan kenapa tuan Alex begitu marah kepadaku, Aku datang kesini hanya ingin bekerja untuk bantu Bapak sama Ibu" Lirih Ayu disela sela isakan tangisnya sambil duduk ditepumi ranjangnya. Tok..Tok..Tok.. " Ayu..boleh Bi Nina masuk?" Bu nina meminta ijin masuk. Ayu langsung mengusap kasar Air mata di Pipinya setelah mendengar suara Nina. " Masuk Bi Nina" Jawab Nina dengan suara Parau sisa menangis. Nina duduk di tepi Ranjang Ayu dan langsung merangkul bahu ayu sambil berkata. "Kamu pasti takut mendengar suara teriakan Tuan Alex, Tapi memang dia seperti itu. Tuan Alex emosional saat ada hal yang menyinggung perasaan dan saat anak buahnya melakukan kesalahan, tapi dia Pria Yang baik" " Tapi Ayu tidak berniat menikah Bi..Ayu hanya ingin kerja, bukan menjadi istri yang di jadikan pelayan" Ayu menjelaskan ke Nina. " Iya Bi Nina Tau.., Tapi kamu memang tidak mau jadi nyonya Alex disini..? Bergelimang harta dan hanya menuruti kemauan Tuan Alex.." Terdengar Nina Merayu Ayu agar mau menikah dengan Alex. " Ayu butuh waktu untuk berfikir Bi, Besok Ayu jawab. Boleh Ayu istirahat?" Ayu memohon ke Nina. Nina Menangguk dan pergi Ke Esokan paginya... "Brian panggil Nina ke Ruang kerjaku" Perintah Alex kepada Brian salah satu Pengawal Alex. "Baik Tuan" Jawab Brian. Tak lama Nina datang dan langsung memberi salam pada Alex. "Selamat Pagi Tuan..Apa tuan membutuhkan saya" Alex berdiri dari kursi kerja nya dan menatap Nina yang tertunduk takut. "Apa Gadis itu menandatangani kontrak kerja dirumah ini Nina?" Alex langsung bertanya tanpa basa basi. " Sudah Tuan" Jawan Nina. Seketika Alex menyimpitkan mata dan tersenyum licik dan berkata: "Bila dia tidak mau menikah denganku silahkan berhenti bekerja dari rumah ini dan dia harus membayar denda senilai 100 juta Rupiah kepadaku karena membatalkan kontrak kerja secara sepihak" Nina kaget dan langsung menjawab: "Tuan tapi di surat kontrak tidak ada Perjanjian seperti itu" "Aku yang membuat peraturan itu sekarang"Jawab Alex ke Nina dengan senyum licik. " Panggil Gadis itu sekarang, Cepat.." perintah Alex. Nina Mengangguk sambil berlari menuju Dapur dimana Ayu berada. "Ayu..Kamu di panggil Tuan Alex, Cepat pergi keruang kerjanya.." Nina memberitahu Ayu. Deg... Jantung Ayu berdegup kencang karena khawatir dan takut dengan Alex. Tanpa bertanya Ayu langsung menemui Alex. Ayu masuk ke Ruang kerja karena pintu terbuka. Alex membelakangi Pintu dan mendengar Ayu datang dia langsung memutar kursi kerjanya. "Akhirnya kau datang Gadis pemberani" Ejek Alex kepada Ayu. "Kalau tuan ingin jawaban soal semalam, Saya tetap menolak lamaran tuan untuk menikahi saya. Dan saya akan berhenti bekerja disini" Ayu langsung berkata demikian tanpa aba aba. " Oke baiklah, tapi kamu harus membayar denda 100 juta karena melanggar kontrak kerja" Alex menjelaskan kepada Ayu. "Apa....?? Bagaimana bisa begitu.." Tanya Ayu kaget. Alex menyodorkan Surat kontrak kerja dan benar tertera disitu nominal 100 juta denda Pembatalan kontrak. "Bagaimana Nona Ayu apa kau sanggup?" tanya Alex dengan senyum kemenangan. "Tidak mungkin seperti Ini Tuan Alex, aku sudah membaca Surat ini 2 kali tapi tidak ada perjanjian seperti ini" Ayu berkata sambil menggeleng tidak percaya. "Apa kau menuduhku Nona Ayu?" Tanya Alex sinis. "Hanya Ada 2 pilihan Untukmu Ayu, Menikah denganku atau kau berhenti bekerja dengan membayar 100 juta kepadaku" ucap Alex kepada Ayu. "Aku tidak menyangka kau sangat Ambisius tuan Alex, Aku tidak menyangka tuan Alex yang sangat dihormati ingin menikah dengan pelayan sepertiku. Apa Anda tidak malu?" Jawab Ayu memprovokasi Alex agar mengurungkan niatnya. "Ha..Ha..Ha.."..Alex malah tertawa. "Kau hanya Pelayan yang merangkap Istri Nona Ayu yang manis dan hanya pemuas nafsu saat aku di rumah" Tegas Alex Kepada Ayu. Ayu tidak bisa membendung Air matanya mendengar Alex berkata demikian kepada Ayu. Selama ini Ayu bermimpi menikah dengan laki-laki yang tulus menyayanginya bukan Laki-laki yang menjadikannya pelayan dan pemuas nafsu saja. "Bagaimana kalau aku menolaknya Tuan?" Tanya Ayu sambil menangis. "Maka keluargamu akan Hidup.menderita di kampung Nona Ayu" jawab Alex sinis. Bagai disambar petir disiang bolong Ayu semakin menjadi menangis dan sambil menutup matanya dengan kedua telapak tangannya. Sambil terisak Ayu memberi syarat: "Baiklah aku bersedia, Tapi tolong Cukupkan kebutuhan keluargaku dikampung dan Nikahi aku dikampung setelah itu anda boleh membawaku kembali kesini" "Baiklah..aku menyanggupi Syaratmu, Besok kita ke kampungmu untuk melamarmu dan kita menikah hanya secara agama" jawaban Alex atas syarat Ayu untuk menikah. "Hanya menikah secara agama?"tanya Ayu dengan Mata penuh tanya. Bersambung..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD