PERINGATAN!! DIEPISODE INI ADA ADEGAN KHUSUS DEWASA (18++)
Setelah meminta ijin pamit akhirnya Ayu dan Alex pulang kerumah Alex.
Dijalan Alex hanya menerima Telpon.
Tanpa sengaja Ayu mendengar percakapan Alex di telpon yang membuat Ayu bertanya-tanya siapa sebenarnya Alex dan apa pekerjaannya.
"Halo..Marcus..Bagaimana pengiriman barang kita..Jangan sampai kita tertangkap, karena barang itu berharga Fantastis..Aku akan membunuhmu bila sampai barang kita tidak sampai kepada Tuan John..Ingat Itu.." Alex langsung menutup telpon dan melirik ke Ayu yang ternyata memperhatikannya.
"Kenapa kau memperhatikanku, Apa kau mulai menyukaiku" Tanya Alex dengan nada sedikit kesal.
"Maaf Tuan.." Ucap Ayu kepada Alex.
Sekitar jam 12 malam akhirnya Ayu dan Alex tiba di kediaman Alex..Rumah seperti istana.
Ayu turun tanpa mengeluarkan Suara sepatah katapun, Disusul Alex.
Mereka masuk ke Rumah dan di sambut Nina.
" Selamat datang Tuan dan...A.yu..." Nina mengucapkan salam tapi ada nada ragu saat menyebut nama Ayu.
"Ayu aja Bi Nina..,jangan Ragu.." Sahut Ayu mendengar Nina sedikit sungkan menyebut nama nya.
Alex langsung masuk tanpa bicara dengan Ayu, Karena lelah di perjalanan Ayu langsung masuk ke kamarnya.
Tidak ada perbedaan setelah dan sesudah menikah, Alex tetap dingin kepada semua orang.
Ayu baru selesai mandi dan merasa lega dengan sikap Alex yang masih dingin kepadanya, Ayu takut Alex meminta haknya sebagai suami sedangkan dia belum bisa menerima pernikahan ini.
Tok..Tok..
Suara ketukan dipintu membuyarkan lamunan Ayu yang sedang duduk di tepi ranjang sambil melihat foto pernikahannya tadi pagi.
"Masuk" Ayu menyahut ketukan pintu.
"Ayu..Kamu di panggil Tuan Alex" Ucap Dian pelayan Alex yang lain yang berumur 40 tahunan.
Deg...
Baru saja Ayu merasa tenang hatinya, Tiba-tiba Ayu merasa d**a nya bergejolak karena perasaan takut dan resah.
"Baik.." Jawab Ayu.
Ayu berjalan kekamar Alex.
Tok..Tok..
" Boleh saya masuk tuan.." Ucap Ayu saat akan masuk.
"Masuk.." jawab Alex datar.
Ayu masuk dan ternyata Alex sedang berdiri di Jendela kamar memunggungi Pintu.
Tanpa berbalik Alex bertanya kepada Ayu.
" sekarang kau istri siri ku..Apa kau tau tugas mu..? tanya alex.
" Maksud tuan?" Ayu berbalik bertanya.
"Ha..Ha..Ha.., Ayu ayu..Aku tidak mengerti kepadamu..Apa kamu pura pura polos atau memang benar benar bodoh.." Ucap Alex.
Dengan sedikit keberanian Ayu bertanya kepada Alex.
" Tuan sebenarnya apa maksud tuan Alex menikahi saya, Bukannya masih banyak perempuan lebih baik dan cantik dari saya?" Tanya Ayu panjang.
Alex berjalan mendekati Ayu dan membisikan ke telinga Ayu.
" Karena Aku menginginkanmu, Itu saja. Mungkin saat aku bosan aku akan melepasmu" jawab Alex dengan santai tanpa memikirkan perasaan Ayu.
Seketika Ayu menunduk menahan tangis.
Entah apa kesalahannya di masalalu sehingga mendapat suami seperti Alex.
Menikahinya hanya karena kata "Ingin".
Alex melihat ayu dengan dalam, Alex tahu Ayu bersedih tapi Alex tidak peduli. Karena menurut Alex wanita hanya mainan pemuas nafsu dan pengejar materi saja. Itulah yang Alex temui selama ini.
"Kapan Anda bosan kepada saya Tuan" Tanya Ayu Kepada Alex dengan nada menahan tangis.
"Entahlah.." Jawab Alex dengan singkat.
"Karena kau sudah jadi istri dan sekaligus pelayanku maka mulai sekarang kau harus melayaniku" Ucap Alex.
"Ma..af Tu..an saya belum siap.." Jawab Ayu.
Jawaban Ayu membuat Alex murka dan meraih kasar dagu ayu dan mendekatkan wajahnya ke wajah Ayu.
"Aku tidak menerima penolakan Nona Ayu" sambil membuang kasar dagu ayu dan membuat Ayu terhuyung.
seketika Ayu menangis..Ingin Rasanya Ayu berlari dan loncat dari Balkon kamar Alex.
Alex berjalan ke arah meja nakas dan melemparkan Kotak penyimpanan ke Ayu sambil berkata " Mandi dan pakai ini".
Ayu membuka perlahan kotak berwarna hitam tersebut ternyata adalah pakaian tidur transparan. Karena kaget Ayu melempar pakaian itu ke Lantai.
Melihat pemberiannya di lempar, Alex menarik Tangan kanan Ayu dan melemparnya ke Ranjang.
"Apa kau tidak sabar melakukannya sayang..Sampai kau tidak mau berganti pakaian?" Tanya Alex senyum sinis kepada Ayu.
" Saya mo..hon..Tuan jangan sentuh saya, Saya belum siap.." kata Ayu sambil terisak.
Ternyata Alex tidak mau mendengar permohonan Ayu.
Dia membuka Baju dan celana yang dia pakai, Hanya menyisakan Celana Boxer saja. Dia naik ke ranjang mendekati Ayu.
karena takut ayu memundurkan tubuhnya.
Alex menarik baju dan melepas paksa kancing yang masih terpasang di tubuh Ayu. Karena ketakutan Ayu menampar Pipi kiri Alex..
Plak....
Hal itu membuat Alex murka dan menampar balik Ayu, Karena terlalu kuat Alex Dahi Ayu terbentur ke sisi ranjang yang terbuat dari kayu.
Ayu pingsan dengan dahi dan bibir berdarah.
Entah setan Apa yang merasuki Alex tanpa iba sedikitpun dia melepas Semua pakain Ayu dan sekarang tubuh Ayu polos tanpa benang sehelaipun.
Alex mencium Leher Ayu dan membuat tanda merah di leher setelah itu turun ke d**a Ayu yang Ranum dan pucuk merah muda.
Sampailah Alex ke Inti tubuh ayu yang ditumbuhi bulu halus.
Alex membuka celana Boxernya.
Kedua kaki Alex berada di tengah tengah Paha Ayu.
Dia membuka Paha Ayu dan mulai mencium Aroma lubang kenikmatan.
Setelah Puas Alex menuntun kejantanannya ke lubang inti tubuh Ayu.
Sedikit-Sedikit Kejantanan Alex masuk ke tubuh Ayu yang ternyata Ayu tersadar dan memegang dahinya yang berdarah.
Dikarenakan Ada rasa nyeri di bagian tubuhnya Ayu terbangun dan langsung berteriak..
Ah...Saakkiitt..Tuan Ja..ngan.." lirih Ayu sambil mendorong tubuh Alex..
Sambil tersenyum penuh nafsu alex..berkata:
" Kau sangat sempit Ayu..Kau masih perawan aku suka.."
Ayu menangis sambil menarik sprei..menahan Rasa sakit di Inti tubuh nya.
Alex mendesah..
"Ah..Kau Nikmat Ayu"
Terlihat darah segar mengalir di paha Ayu, Darah perawan Ayu.
Ayu hanya bisa pasrah dan menangis meratapi nasibnya. Memberikan mahkotanya kepada suami yang tidak dia Cintai.
Alex makin cepat menghentakan Kejantanannya tanpa menghiraukan Ayu yang terus menangis menaham sakit.
Dan tak lama..
"Ahhh..."
Alex melepaskan Benihnya ke Rahim Ayu dan ambruk di tubuh polos ayu.
Alex bangun dan menuju kamar mandi membersihkan diri. Tanpa melihat Ayu yang meringkuk dengan tubuh polos.
Ayu bangun dengan tubuh tertatih dan memunguti pakaiannya.
Ayu memakai kembali pakaian dan melirik ke sprei yang putih denga noda darah.
Hal itu membuat Ayu jatuh kelantai dan menutup wajahnya sambil menangis.
Hatinya Hancur karena Mahkotanya di paksa di ambil oleh suaminya tanpa ijin.
Tak lama Alex keluar dari kamar mandinya, Hanya memakai Kimono.
Tanpa Empati sedikitpun Alex menyuruh Ayu membersihkan tubuhnya.
" Cepat bersihkan Tubuhmu dan sprei ini, Mulai sekarang kau tidur disini, Dan mulai sekarang kamu tidak di Ijinkan keluar rumah tanpa ijinku!" perintah Alex.
Ayu berdiri dan menuju kamar mandi.
Dia membuka baju dan menyalakan Shower untuk menutupi Tangisannya.
Tak lama..
Tok..tok..tok..
"Ayu..sedang apa kau didalam, cepat keluar" Panggil Alex keras.
Ayu keluar dari Kamar mandi menggunakan Handuk.
Alex melempar kemeja putih ke Ayu.
"Pakai ini"
Ayu seperti mayat hidup diam tanpa bereaksi hanya sesekali terisak.
"Cepat Tidur" Ucap Alex.
Ternyata sprei sudah di ganti, Ayu ragu tidur di ranjang bersama Alex.
Ayu naik keranjang dan memunggungi Alex yang tertidur memunggunginya.
Didalam hati Ayu bergumam:
"Terbuat dari apa hatimu tuan Alex"
Tak lama Ayu tertidur dan berharap semua ini hanya mimpi.
Bersambung...