Aku burung dalam sangkar..

1240 Words
Cahaya matahari mulai masuk melalui celah tirai kamar. Ayu mulai membuka mata perlahan-lahan dan menebak apa dia bemimpi atas kejadian semalam. Dia menatap jam di nakas menunjukan pukul 09.05, Terasa nyeri di dahinya bahkan seluruh tubuh. Dia sontak terbangun dan memeluk tubuhnya yang terasa remuk. "Dimana aku sekarang.." Ucap ayu pelan. Dia ingat ini adalah kamar Alex, Dia menunduk dan melihat dia hanya memakai kemeja putih tanpa dalaman. Belum sempat Ayu tersadar atas apa yang telah terjadi, Alex menghampirinya. "Selamat Pagi Nona Ayu, Apa tidurmu nyenyak..? Tanya Alex dengan senyum yang membuat Ayu bergidik takut. Ayu mengingat kejadian semalam, Bagaimana Alex menyetubuhinya. Ayu tergesa-gesa menarik selimut menutupi tubuhnya. Air matanya kembali mengalir. "Saya mohon tuan..Lepaskan saya.." Ucap Ayu kepada Alex. "Hei kau kenapa..Aku adalah suami. Kenapa kau menganggapku seperti penculikmu..?Tanya Alex dengan tersenyum mengejek. "Saya tidak mengerti kenapa tuan berubah pikiran, Awal tuan menikahi saya hanya untuk dijadikan pelayan tapi kenapa tuan sekarang menganggap saya istri sungguhan, Jujur saya kira tuan akan memperlakukan saya sebagai pelayan tuan" ucap Ayu sambil terisak dan memegang Selimut untuk menutupi tubuhnya. "Ha..Ha..Ha.." Alex tertawa mendengar perkataan Ayu. "Tadinya memang aku hanya tertarik memilikimu hanya untuk melayaniku, Tapi mengingat berapa jumlah uang yang Aku keluarkan tidak sedikit untuk memilikimu, Maka aku berpikir kenapa aku tidak menikmati tubuhmu juga. Kita sudah Sah menikah jadi sudah hak ku menidurimu kapanpun aku mau" Tegas Alex. "Apa maksud tuan, Mengeluarkan uang untuk memiliki saya" Tanya Ayu terlihat masih bingung. Alex membuka Galeri ponsel dan terlihat Pak Uki sedang serah terima sebuah dokumen. " Lihat ini, Ayahmu sekarang memiliki surat 10 hektar sawah yang aku belikan untuk menukar dirimu" Ucap Alex sambil tertawa kecil. Ayu menggeleng tidak percaya, Di satu sisi Ayahnya menjadi kaya mendadak sehingga tidak akan kesusahan lagi dan di satu sisi dia sekarang menjadi milik Tuan Alex. Air mata nya kian tidak terbendung, Mengingat dia sekarang bagaikan Burung dalam sangkar dan pemiliknya adalah Alex. "Sudah jelas sekarang Nyonya Ayu..Sekarang kau milikku dan semua apa yang kau lakukan harus seijinku, Dan kau hari ini tidak boleh keluar kamar ini. Liat luka di wajahmu aku tidak mau pelayanku menganggap aku laki-laki jahat" Tegas Alex kepada Ayu sambil berjalan keluar dari kamar. Ayu hanya bisa pasrah meratapi hidupnya, Sirna sudah cita-citanya melanjutkan sekolahnya dan menjadi guru seperti teman-temannya yang lain. Bukan kehidupan seperti ini yang dia inginkan. Alex jalan menuju garasi rumahnya dan memanggil Nina. "Jangan biarkan Ayu keluar dari kamar, Antarkan dia makan" perintah Alex. Nina mengangguk dan menjawab: " Baik tuan" ....... Hari semakin siang.. Ayu berjalan tertatih menuju kamar mandi, Dibukanya baju dan menatap tubuh polos penuh tanda merah hasil kecupan Alex. Sungguh Ayu sangat hancur, walaupun Alex suaminya dia merasa Alex tidak menghargainya sebagai Istri. Setelah selesai mandi, Dia duduk di balkon hanya memakai kimono milik Alex . Ayu menatap kosong tanam di belakang rumah Alex, Dunia seakan sepi dan dia sendiri. Tak lama Nina datang dan membawa makanan siang dan menaruhnya di meja balkon. Ayu masih memunggungi Nina tanpa menjawab. "Ayu..Makan dulu ya. Dari pagi belum makan" ucap Nina membujuk ayu. Nina menghampiri Ayu dan kaget ada luka di sudut bibir dan kening Ayu. "Ya Tuhan Ayu kamu kenapa, Keningmu terluka dan sudut bibirmu membiru, Apa tuan Alex menyiksamu?" Tanya Nina penuh simpati kepada Ayu. "Ayu menolak tuan Alex saat akan menyetubuhi Ayu Bi, Ayu tidak sengaja menampar tuan Alex" Ayu sambil terisak. "Astaga Ayu..Pantas saja tuan Alex marah, Usul bibi Kamu sudah menjadi istri tuan Alex turuti semua keinginan dia ya..Agar kamu dan keluargamu hidup tentram.." Nasihat Nina kepada Ayu. "Ayu masih belum menerima sepenuh hati Bi..Tuan Alex menjadi suami Ayu. Ayu gak cinta, Ayu malah takut sama Tuan Alex " Ayu berucap sambil menangis. "Bibi Ngerti Ayu..Tapi demi kamu dan keluargamu Tolong pikirkan lagi ya..!!" Nina berkata sambil pergi meninggalkan Ayu. "Bi..Tolong jangan ganggu Ayu dulu, Ayu mau istirahat" Kata ayu. Nina mengangguk dan keluar dari kamar Alex. Sepanjang Hari Ayu hanya terduduk sambil menangis di Balkon. Malampun menjelang, Alex tiba di kediamannya. "Nina..Dimana Ayu?" Tanya Alex kepada Nina begitu masuk ke ruang tamu. "Ayu dikamar sepanjang hari tuan" jawab Nina. Alex Naik ke lantai Atas menuju kamarnya, Dia melihat Ranjang masih berantakan seperti tadi pagi sebelum dia pergi. Dia mencari Ayu ternyata Ayu tertidur di kursi Balkon dengan Makanan masih utuh dimeja. Alex melangkah mendekati Ayu dan memanggil Ayu. "Hai Gadis pemalas kenapa kamar masih berantakan, Apa karena sekarang kau jadi istriku maka kau bermalas-malasan. Ayu tetap diam, Tertidur. Alex menepuk bahu Ayu dan ternyata Ayu buka tidur dia tidak sadarkan diri. Kepala nya langsung terjatuh kebahunya sendiri. Alex menyentuh Kening Ayu ternyata Ayu demam dan panas tinggi. Terlihat bibir pucat . Alex langsung mengangkat Tubuh Ayu yang lemah, dan membaringkannya di Ranjang. Alex berteriak kepada pelayan: "Pelayan panggil kan dokter sekarang" Seketika Brian menghubungi Dokter Erwan, Dokter Pribadi keluarga Alex. Tak lama Dokter Erwan datang dan langsung di antar Nina ke kamar. "Siapa dia Alex" Tanya Dokter Erwan. " Dia istriku Dokter" Jawab Alex. " Apa istri?, semenjak Kapan kau berkomitmen dengan perempuan?" Tanya Dokter Erwan lagi. "Entah lah" Jawah Alex malas. Dokter Erwan memeriksa keadaan Ayu yang terbaring lemah di Ranjang. "Istrimu dehidrasi parah, kemungkinan dia tidak makan dan minum selama dua hari dan stres menyebabkan dia pingsan" Ucap Dokter Erwan menjelaskan. "Kapan terakhir dia makan Alex?" Tanya Dokter Erwan. "Entahlah aku tidak tahu" Jawab Alex sambil menaikan bahunya. "Jika kau tidak perhatian kepada Istrimu, Berikan saja istrimu kepadaku" Ucap Dokter Erwan kepada Alex. "Apa kau ini ingin mati dokter?" Tanya Alex dengan muka kesal. Dokter Erwan mengangkat tangannya, Sambil tersenyum menandakan dia bercanda. Dokter Erwan adalah dokter kepercayaan Keluarga Alex, Dia Duda beranak satu. Entah kasihan atau apa, Dokter Erwan seperti tertarik kepada Ayu. "Aku akan memberi infus kepada nya, Besok pagi aku akan datang lagi. Kebetulan jam praktekku siang" Ucap dokter sambil memasangkan Infus di lengan Ayu. Setelah selesai Dokter Erwan Pergi dan kembali bertanya: "Berapa lama kalian menikah?" " Tiga Hari" Jawab Alex Dokter Alex mengerti dengan menganggukan kepala, Dia mencurigai Ayu diperlakukan tidak baik oleh Alex. ....... Ke esokan harinya.. Ayu terbangun dan terasa kepalanya kunang-kunang pusing, Dia menengok ke samping dan terperanjat. Melihat Alex tidur bertelanjang d**a. Ayu melihat infusan di lengannya, Dia ingat terakhir kali dia duduk dibalkon dan dia lupa setelah itu. Ayu mencoba turun dari ranjang dan tiba-tiba Alex menarik lengan Ayu dan bertanya: "Mau kemana Kau?" "Ketoilet" Jawab Ayu. "Akan aku antar" Alex berkata dan langsung terbangun. Dia mengangkat Tubuh kecil Ayu dan Ayu hanya bisa terdiam. Alex menaruh tubuh Ayu berdiri di dekat Wastafel. Tanpa Aba-aba Alex membuka Celana dalam Ayu. Ayu kaget dan menutup k*********a sambil berkata: "Apa yang anda lakukan Tuan, Saya malu" Alex tersenyum dan berkata; "Cepat buang Air, atau aku akan menyentuh "Milikmu"" Ayu langsung duduk di Closet dan buang air kecil. Alex membersihkan muka dan menyikat giginya. Ayu berjalan keluar dari Toilet ternyata Alex menarik pinggangnya dan membisikan. "Cepat sembuh sayang..Aku Rindu dengan lubang sempitmu". Mata Ayu terbelalak kaget, Dia masih trauma bagaimana Alex dengan kasar menyetubuhinya. Sampai sekarang k*********a masih sakit. Tanpa menjawab Ayu berjalan tertatih ke Ranjang karena dia menolak di bantu Alex. Ayu melihat Alex keluar dari Toilet dan mendekatinya, Dan berkata: "Tuan..Bagaimana kalau saya Hamil?" "Tidak mungkin Ayu, Bukannya kau sudah KB?" Tanya Alex penuh selidik. "Saya belum KB tuan..Karena saya kira tuan tidak akan menyentuh saya" Jawab Ayu menunduk. "A P A"..Alex kaget.. Bersambung...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD