Melawan Ombak

1045 Words

Suara itu membuat darah Jaka berdesir. Ia mempercepat langkah, berlari menuruni jalan setapak yang curam, sementara ranting-ranting pepohonan memukul wajah dan bahunya. Di ujung tebing, tampak Jack menyeret Tiffany dengan satu tangan, menodongkan pistol ke arah kepalanya. Wajah Jack pucat, panik, dan penuh keringat. “Jangan mendekat, Jaka! Selangkah lagi kau bergerak... Aku bunuh dia!” teriaknya dengan suara serak. Jaka berhenti sekitar sepuluh meter di depan mereka. Nafasnya berat, tapi tatapannya dingin dan penuh kendali. “Kau tak akan bisa kabur lagi, Jack. Lihat di sekelilingmu,...tak ada jalan keluar selain ombak dan lautan.” “Mungkin bagimu itu buntu, tapi bagiku laut adalah pelarian!” sahut Jack menggertak. Ia menarik Tiffany ke tepi tebing curam, hanya beberapa inci dari jurang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD