Ban 15 Sambutan hangat

1060 Words

Virgo buru buru turun dari mobilnya saat melihat mobil sang kakek sudah terparkir rapi di halaman rumahnya. Pikirannya sedang kacau tapi harus tetap tenang untuk menghadapi sang kakek yang pasti akan bertanya banyak hal padanya. Virgo memelankan langkahnya kala mendengar suara tawa sang istri dari ruang keluarga. Senyum Virgo terbit menyaksikan bagaimana Ramora bisa tertawa lepas saat bersama orang lain. Pria itu berharap suatu saat Ramora pun akan tertawa tanpa beban saat bersamanya. "Virgo? kenapa kamu malah berdiri di sana, dasar anak nakal. Sudah datang terlambat, bukannya langsung menghampiri istrimu, malah bengong seperti orang bodoh." Omel Wijayanto kesal. Virgo terkekeh kecil sembari berjalan pelan menuju sofa di mana istrinya berada. "Maaf sayang, aku harus menyelesaikan beber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD