Sinar matahari yang menembus celah tirai jendela kamar di sebuah apartemen tidak mengusik tidur lelap dua anak manusia yang kelelahan akibat kegiatan panas mereka tadi malam. Berpelukan di bawah selimut yang sama. Membiarkan begitu saja bekas pergumulan mereka berceceran di sprei hingga kering. Hingga ketukan berkali-kali di pintu berhasil membangunkan keduanya. “Aron, buka pintunya!" seru seseorang. Samar pria itu mendengar suara sang mama yang terasa seperti mimpi di depan pintu kamar. Aron bergeming namun ketukan keras itu terasa semakin nyata. “Ini bukan mimpi. Sial!! Itu suara Mamah!” Aron berjengkit kaget membuat wanita di sampingnya ikut kaget. “Ada apa, Sayang?” tanya wanita itu. “Orang tuaku di luar, kamu bisa sembunyi 'kan?” Aron panik pasalnya kedua orang tuanya tidak pern

