Merenung

3083 Words

Meidinda Rajingga Matahari belum muncul tatkala kuayunkan langkahku menuju bukit di sebelah barat itu. Ada bagian karang yang menjorok ke laut, disanalah spot memancing favorit. Tantu saja aku tidak sendiri, Ayik tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Setelah sholat subuh kami tunaikan, aku minta ijin pada oma dan opa untuk datang ke tempat ini. Ayik membawa perlengkapan memancing dan memasak dan kompor portabel yang dimasukkan dalam satu tas ransel besar. Tangannya membawa kayu, jerigen air bersih dan senter. Aku memasukkan beberapa bahan makanan dalam tas dan mukenah. Meskipun oma dan opa beragama nasrani, beliau menyediakan tempat khusus d rumahnya yang selalu bersih untuk sholat tamunya yang muslim. Mereka menyimpan sajadah , sarung, dan mukenah juga, sekedar berjaga-jaga siapa tahu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD