Jatuh

1894 Words

Alan Wibisana   Aku baru saja membantu menaikkan dua pasien ke dalam kapal pusling untuk dibawa ke rumah sakit di Biak. Kapal itu sudah berlayar lima belas menit yang lalu. Aku sengaja berdiri di dermaga ini agak lama karena ingin menikmati panorama yang sangat memukau. Hari cukup cerah dan laut tenang. Sesekali menikmati suasana tenang dan indah. Menghirup udara tanpa polusi. Hal yang tak mungkin kutemui di Bandung. Kumainkan gawaiku dan mulai membuat video singkat setelah beberapa kali selfi dan mengambilkan banyak gambar. " Dokter Alan ... Dokter Alan... Tolong nona Iga, dokter. Nona Iga terluka" kata seorang anak lelaki yang berlari dengan nafas terengah-engah. Aku tersentak begitu nama Iga disebut. “ Ada apa? ” “ Nona Iga jatuh, kepalanya berdarah.” “ Dimana dia sekarang?” Anak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD