Setelah adegan berciuman yang sangat spontan dan tak terduga di depan Steven tersebut, Lady Aga langsung refleks melepas Boy dan meninggalkannya dengan keadaan wajah penuh kekesalan. Sementara itu, Boy sendiri saat ini mengusap bibir sambil membayangkan bagaimana rasa ciuman keduanya dengan Lady Aga. “Pak Boy ... itu tadi ...?” Steven ingin bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka berdua, tapi dia juga kehabisan kata-kata. Bagaimana untuk menjelaskannya? Boy tersenyum sekilas, terlihat jelas salah satu sudut dari bibirnya yang terangkat. Itu membuat Steven semakin penasaran saja. Namun Boy tak ingin menjelaskannya sendiri, sang bos itu malah lebih memilih untuk berbalik dan masuk kembali ke ruangannya. “Pak Boy! Pak Boy!” panggil Steven dengan cukup keras meng

