Part 53

2061 Words

Aku dan Pak Reza sampai di tempat indekos. Sebentar lagi teman-temanku pasti sampai. Kak Sofi dan Mbak Irma. Dewi, entahlah. Aku malas berhubungan dengan gadis pendiam yang sifatnya mulai aneh. "Na, ayo turun." Aku terkejut saat Pak Reza sudah berada didekatku. Aku bahkan tidak menyadari jika beliau sudah turun dari mobil dan membukakan pintu untuk diri ini. Wajahnya bahkan sangat dekat saat menyadarkan lamunan ini. Terkejut dan gelagapan. Aku pun segera menetralkan wajah terkejut ini dan segera melepas sabuk pengaman. Turun dari mobil milik Pak Reza dan masuk ke tempat indekos. "Na, aku mau minum, ada?" tanya Pak Reza sambil duduk di ruang televisi tempat biasa tamu berkunjung. "Sebentar," jawabku tanpa menoleh dan langsung masuk ke kamar. Jujur aku gugup, baru tadi memikirkan Pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD